Kader PDIP Kerap Bersandiwara, Aspirasi Indonesia Desak Parpol dan Teman Ahok Ucapkan Selamat Tinggal
INDOPOST, JAKARTA – Fenomena tidak satunya sikap di antara Megawati Soekarnoputri dengan sejumlah elit DPP. PDIP (Andreas Hugo Pareira, Ahmad Baskara dan Masinyon Purba), dituding sebagai sebuah sandiwara politik yang paling tidak enak untuk ditonton.
“Sandiwaranya sudah terbaca sebelum dimainkan. Ini jelas sebagai sebuah sandiwara politik yang paling tidak enak untuk ditonton, jika hitungan target politik jangka pendeknya seperti ini,” kata Juru Bicara Aspirasi Indonesia Petrus Selestinus SH, kepada indopost.com di Jakarta Jumat, (26/8/2016).
Menurut Petrus, sikap DPP PDIP mencoba skenario politik seakan-akan posisi kunci untuk menentukan Ahok lolos sebagai bakal calon atau calon Gubernur DKI Jakarta, hanya bisa ditentukan oleh DPP. PDIP sendiri.
“Ini jelas sebagai sebuah sandiwara politik yang paling tidak enak untuk ditonton, jika hitungan target politik jangka pendeknya seperti ini,” kata Petrus
Dirinya sangat menyayangkan sandiwara politik PDIP ini, karena skenario seperti ini sudah basi, norak dan salah hitung, karena Ahok sejak 2 (dua) bulan lalu sudah mengantongi dukungan 24 (dua puluh empat) kursi DPRD DKI Jakarta dari 3 (tiga) Partai Politik serta didukung oleh “Teman Ahok” sebagai representasi pemilih yang mendukung Ahok.
Berkaitan dengan hal tersebut, Petrus mendesak Partai Nasdem, Hanura dan Partai Golkar serta Teman Ahok dengan seluruh pendukungnya untuk segera mendeklarasikan pasangan bakal calon Ahok-Heru, atau Ahok dengan pilihan bakal calon Wakilnya yang tepat sekaligus menyatakan “Selamat Tinggal PDIP”.
(pet)
