# Group 1 User-agent: Googlebot Disallow: /nogooglebot/ # Group 2 User-agent: * Allow: / Sitemap: https://www.infiltrasi.com/sitemap.xml
Latest News
Monday, August 22, 2016

Ansy Lema: "Ahok Pindah Parpol karena Masalah Prinsip, Dia Bukan Pelayan Partai"

Pengamat politik, Ansy Lema




INDOPOST, JAKARTA - Menanggapi tudingan politisi PDIP Andreas Hugo Pareira belakangan ini, membuat pengamat politik Ansy Lema buka suara. Menurut Ansy, kepindahan Ahok dari satu partai ke partai lain dilandasi oleh beberapa persoalan.

Menurut Ansy, Bagi Ahok, parpol adalah alat, sarana, bukan tujuan. Maka, loyalitas mutlak Ahok pada tujuan, bukan pada sarana. Ketaatan Ahok adalah pada tujuan mewujudkan kesejahteraan-keadilan bagi rakyat. Sejauh parpol sevisi dengan Ahok untuk tujuan itu, maka Ahok dipastikan akan loyal pada parpol. Namun jika parpol khianati tujuan itu, Ahok pasti dengan enteng akan meninggalkan parpol tersebut. tegas Ansy, Senin (22/08/2016)

Lebih lanjut kata Ansy, sikap Ajok ini sejalan dengan sikap para pemilih cerdas-rasional yang biasa berpindah-pindah dukungan pada parpol setelah melihat dan menilai kinerja dan performance parpol. Jika kinerja parpol bagus akan mendapatkan reward (penghargaan), sebaliknya jika buruk akan mendapatkan punishment (hukuman).

Ansy menegaskan, dalam politik, tidak saja yang penting adalah soal "jow to get power", dengan cara apa dan dengan alat apa mendapatkan kekuasaan, tapi juga soal "how to use power", yakni menjawab pertanyaan untuk apa tujuan mendapatkan kekuasaan. 
 
Beliau menjelaskan, Ahok pindah dari PIB ke Golkar karena PIB parpol gurem, tidak bisa lagi ikut pemilu. PIB tidak lolos threshold yang disyaratkan untuk ikut pemilu. Sementara Ahok pindah dari Golkar ke Gerindra karena Gerindra mengusungnya sebagai Cawagub DKI berpasangan dengan Jokowi, sementara Golkar tidak mengusungnya. Lalu Ahok keluar dari Gerindra karena Gerindra mendukung pilkada via DPRD, sementara Ahok mau agar Pilkada tetap melalui mekanisme pemilihan langsung. Sikap politik Ahok sejalan dengan sikap PDIP yang tidak menghendaki Pilkada melalui DPRD, imbuhnya.

Kemudian Ansy menyimpulankan, semua sikap Ahok untuk berpindah partai dilandasi oleh adanya alasan prinsipil. Ahok bukan petugas partai atau pelayan partai, melainkan ia seorang pelayan rakyat. Karena itu, kesetiaannya pada rakyat di atas loyalitasnya pada partai. Bagi Ahok, loyalitas pada partai tidak boleh mengalahkan loyalitas pada rakyat. Parpol adalah alat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan mewujudkan esensi politik bonum communae (untuk kepentingan umum). Tutup Ansy.



(mb/red)
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Ansy Lema: "Ahok Pindah Parpol karena Masalah Prinsip, Dia Bukan Pelayan Partai" Rating: 5 Reviewed By: Infiltrasi