Perdana menteri Kanada, Justin Trudeau bersama presiden AS, Barack Obama. (reuters)
INDOPOST, LATVIA – Pemerintah Kanada berencana mengirimkan 1000
pasukannya untuk membantu NATO di Latvia. Hal tersebut disampaikan
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, dan dibenarkan oleh Menteri
Pertahanan Kanada, Harjit Sajjan.
“Sebagai rekan yang bertanggung jawab di dunia, Kanada akan berdiri berdampingan dengan sekutu NATO yang bekerja untuk menahan agresi dan mempertahankan perdamaian serta stabilitas di Eropa,” kata Menhan Sajjan seperti dilansir Russia Today, Sabtu (2/7/2016).
“Saya tahu para pria dan perempuan berseragam kami (tentara) akan merepresentasikan yang terbaik yang Kanada dapat berikan,” sambungnya.
Pengumuman resmi tentang pengiriman pasukan ini akan dilakukan PM Kanada beberapa hari ke depan sebelum keberangkatannya ke Polandia untuk menghadiri pertemuan NATO.
Pengiriman pasukan kanada ini, sebagai respon dari ucapan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang mendorong Kanada untuk berkontribusi lebih di NATO.
(emn)
“Sebagai rekan yang bertanggung jawab di dunia, Kanada akan berdiri berdampingan dengan sekutu NATO yang bekerja untuk menahan agresi dan mempertahankan perdamaian serta stabilitas di Eropa,” kata Menhan Sajjan seperti dilansir Russia Today, Sabtu (2/7/2016).
“Saya tahu para pria dan perempuan berseragam kami (tentara) akan merepresentasikan yang terbaik yang Kanada dapat berikan,” sambungnya.
Pengumuman resmi tentang pengiriman pasukan ini akan dilakukan PM Kanada beberapa hari ke depan sebelum keberangkatannya ke Polandia untuk menghadiri pertemuan NATO.
Pengiriman pasukan kanada ini, sebagai respon dari ucapan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang mendorong Kanada untuk berkontribusi lebih di NATO.
(emn)
