# Group 1 User-agent: Googlebot Disallow: /nogooglebot/ # Group 2 User-agent: * Allow: / Sitemap: https://www.infiltrasi.com/sitemap.xml
Latest News
Thursday, July 21, 2016

Hindari Mark Up Harga, Jokowi Tegaskan Pemangkasan Peran Broker dalam Pembelian Alutsista

 Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginannya agar proses pengadaan alutsista harus dimulai dari interaksi antara pemerintah dengan pemerintah untuk memangkas broker.“Kecenderungan di situ adalah mark up harga,” ungkap Presiden Jokowi.




INDOPOST, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus transparan dan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
“Dalam setiap pengadaan alutsista, Undang-Undang Industri Pertahanan wajib diberlakukan,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) membahas tentang alutsista, Rabu (20/7/2016) di Kantor Presiden, Jakarta.

Presiden Jokowi juga menyampaikan keinginannya agar proses pengadaan alutsista harus dimulai dari interaksi antara pemerintah dengan pemerintah untuk memangkas broker.“Kecenderungan di situ adalah mark up harga,” ungkap Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan, pembelian alutsista harus disertai dengan transfer technology kepada industri-industri pertahanan nasional. “Dahulukan arahnya ke sana, sehingga pengembangan industri pertahanan nasional betul-betul mengarah kepada kemandirian,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, banyak negara lain ingin bekerja sama dengan Indonesia dalam hal industri pertahanan nasional.

Tawaran kerjasama dari negara lain, kata Jokowi, bisa dioptimalkan sehingga ada terobosan baru dalam pengadaan alat pertahanan dan bisa mengubah pola belanja alutsista menjadi investasi pertahanan ke depan.

“Harus memperhatikan daur hidup, tidak boleh kita membeli pesawat tempur tanpa berhitung, berkalkulasi, biaya daur hidup alutsista tersebut dalam 20 tahun ke depan,” jelasnya.

Menurut Presiden, pengadaan alutsista ditujukan untuk memenuhi pokok minimum di tahun 2024 sehingga tahun 2019 sudah terlihat kerangka modernisasi TNI sesuai dengan rencana strategis 2024.

“Angkatan Darat memiliki alutsista berat seperti Tank, heli serbu dan persenjataan infanteri khusus, Angkatan laut diperkuat dengan karakter kemampuan angkatan laut seperti kapal selam, kapal perang permukaan, sistem pengintaian maritim, pengamaan lokasi lokasi yang mempunyai potensi konflik, Angkatan Udara diperkuat oleh alutsista strategis berupa pesawat pesawat jet tempur, pesawat angkutan berat, dan sistem pertahanan rudal,” paparnya.




(mlt)
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Hindari Mark Up Harga, Jokowi Tegaskan Pemangkasan Peran Broker dalam Pembelian Alutsista Rating: 5 Reviewed By: Infiltrasi