Banyak laporan
masyarakat terkait maraknya pungutan liar (pungli) di sejumlah Taman
Pemakaman Umum (TPU), di wilayah Jakarta Utara.
INDOPOST, JAKARTA - Banyak laporan
masyarakat terkait maraknya pungutan liar (pungli) di sejumlah Taman
Pemakaman Umum (TPU), di wilayah Jakarta Utara. Hal ini membuat Walikota
Jakarta Utara, Wahyu Haryadi marah. Untuk itu dia meminta kepada Sudin
Pemakaman dan Pertamanan Jakarta Utara segera mengambil tindakan tegas
terhadap oknum-oknum tersebut.
“Kami sudah sering mendapat keluhan dari
warga yang resah terkait masih adanya pungutan liar di TPU-TPU di
Jakarta Utara. Saya sudah minta Sudin Pemakaman dan Pertamanan Jakarta
Utara pengecekan,” kata Wahyu Haryadi, Kamis (14/7/2016).
Dikatakan, di Jakarta Utara ini ada
delapan lokasi taman Pemakaman Umum (TPU) diantaranya TPU Budhi Darma,
Tegal Kunir, Kampung Mangga. Di tempat itu masih sering terjadi pungli
hingga meresahkan keluarga yang ditinggalkan.
Kasudin Pertamanan dan Pemakaman Rommy
Sidharta mengaku pihaknya sudah mengumpulkan 60 Pekerja Harian Lepas
(PHL) seluruh TPU di Jakarta Utara. Pengumpulan ini dilakukan tujuannya
agar kedepan mereka kerja dengan baik dan sungguh – sungguh.
“Petugas PHL ini sudah diberikan
sekejahteraan yang layak, makanya jangan sampai melakukan pungli, selain
kedepan harus bekerja dengan serius jangan sampai ada rumput yang
tumbuh sampai tinggi. Jika masih ada petugas PHL yang melakukan Pungli
kami tidak segan-segan memberikan sangsi tegas untuk pemecatan.,” terang
Rommy Sidharta.
(prj)
