Tingkatkan Pengawasan Pemilukada 2017, Bawaslu Jabar Gandeng Pemilih Perempuan dan Disabilitas
INDOPOST, CIMAHI - Badan Pengawas Pemilu- Bawaslu Jawa Barat menggandeng pemilih perempuan dan disabilitas dalam pengawasan partisipatif, pada penyelenggaraan Pemilukada Serentak tahun 2017, di 3 Kota di Jawa Barat.
Ketua Bawaslu Jawa Barat Herminus Koto
mengatakan, kerjasama terhadap kelompok perempuan maupun disabilitas
dimaksudkan agar dalam penyelenggaraan Pemilu tersebut semua penyandang
disabilitas mendapat akses yang cukup dalam menunaikan hak pilihnya.
Hal
itu diungkapkan Ketua Bawaslu Jawa Barat Herminus Kota menjawab
pertanyaan awak media, usai membuka sosialisasi dan penandatanganan kerjasama
pengawasan partisipatif bagi Pemilih Perempuan dan Disabilitas pada
Pemilukada Serentak tahun 2017, Rabu (16/11/2016) di Simply Valour Hotel
Baros Cimahi.
Selain itu menurut Koto,
penyandang disabilitas juga harus mendapatkan informasi yang cukup
dengan adanya pemilihan kepada daerah di Kota Cimahi.Pasangan calon itu
juga harus melakukan kampanye atau bersosialisasi pada kelompok-kelompok
disabilitas yang ada.
"Mereka juga kami
dorong untuk menggunakan hak pilihnya, serta menjadi pengawas secara
formal ditingkatan yang ada. Bahkan Bawaslu memanfaatkan mereka untuk
dapat melakukan sosialiasasi dilingkungan mereka, karena lebih
memudahkan khususnya bagi penyandang disabilitas yang berkomunikasi
harus menggunakan isyarat," ujar Koto.
Di
Jawa Barat sendiri sebut Koto, saat ini terdapat 153 ribu penyandang
disabilitas sehingga harus dipastikan mereka bisa aktif didalam kegiatan
Pemilu.
Sebelumnya Ketua Perhimpunan
Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI)Jawa Barat Norman Yulian
mengatakan, pihaknya mengapresiasi Bawaslu Jawa Barat yang ingin
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dengan melibatkan
disabilitas.
"Kami berharap MOU ini bisa
dijalankan dilapangan. Komitmen kami adalah, kami tidak akan toleransi
terhadap PPS yang tidak akses dan kami mengupayakan agar TPS-TPS yang
ada untuk memberikan akses kepada kami," tegas Norman.
(ah/indo)
