Warga Bembem Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa Diatas Jembatan Gantung Bambu Runcing
INDOPOST, YOGYAKARTA - Setiap tanggal 17 Agustus, Bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaan dengan menyelenggarakan kegiatan rutin seperti upacara bendera, terutama di lingkungan kantor pemerintah.
Tetapi,
warga Dusun Bembem Trimulyo Jetis Bantul DIY memilih cara lain dalam
memperingati hari kemerdekaan, yaitu dengan mengibarkan bendera merah
putih raksasa pada badan jembatan yang melintang di atas Sungai Opak.
Ratusan
warga terlihat memadati bibir sungai di sekitar Jembatan Gantung Bambu
Runcing, Rabu (17/8/2016), saat jam di tangan menunjukkan pukul 13.00
WIB. Sebagian ada yang berniat mengabadikan moment langka itu
menggunakan kamera handphone, berlomba dengan para juru foto yang siap
memotret dengan kamera mereka.
Sejumlah
anak muda memakai atribut topi pejuang dari kertas berwarna coklat
nampak berendam di tengah Sungai Opak, menyambut kedatangan bendera
raksasa yang dibawa beberapa rekan mereka dari arah utara ke selatan,
dengan berenang menggunakan ban pelampung.
Sesekali
yel-yel diiringi musik drumband menggema, beberapa warga di atas
jembatan sempat menyalakan kembang api asap warna-warni, sedangkan para
pemuda yang berendam di sungai mengikuti alunan musik serta lagu,
sembari menggoyangkan tangan mereka yang diangkat ke atas bergerak ke
kiri dan ke kanan.
Beberapa
saat kemudian, bendera merah putih raksasa dari kain ukuran 16x10 meter
yang ditunggu pun datang, dan langsung dikibarkan dengan ditarik ke
atas dari permukaan sungai menggunakan beberapa utas tali.
Insiden
kecil pun terjadi, ditengah prosesi pengibaran dan berkumandangnya lagu
Kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan warga, bendera merah putih
raksasa jatuh ke atas permukaan sungai akibat putusnya tali pengikat.
Oleh
panitia, bendera yang dibuat secara swadaya oleh warga selama sebulan
menghabiskan anggaran sebesar Rp 500 ribu itu, kemudian dikibarkan dari
atas jembatan.
”Itu diluar
kendali kita, karena ukuran bendera terlalu panjang dan lebar, dan
mungkin ikatan tali juga kurang kuat,” ujar Ketua Panitia Acara Sidiq
Rahmat.
Ia
juga menyampaikan, tahun ini merupakan yang kedua kalinya pengibaran
bendera raksasa dilakukan saat momentum hari kemerdekaan, sebelumnya
pada tahun 2015 juga dikibarkan bendera serupa dengan ukuran lebih kecil
hanya 10x5 meter.
”Kita
dengan bendera yang besar ingin menunjukkan, bahwa pemuda memiliki
semangat juang yang besar untuk mengisi kemerdekaan,” ucapnya.
(WS/HF)
