Tanggapi Video “Ahok Pasti Tumbang” di Laman Youtube: Prasetyo: Mereka Akan Patuh Jika Ahok Direkomendasi Ketum
INDOPOST, JAKARTA –Meskipun ada nuansa penolokan sebagian
kader PDI Perjuangan terhadap Basuki Tjahaja Purnama, tapi setelah
diputuskan semua akan patuh. “Saat ini memang masih ada beberapa kader yang menyatakan sikap
menolak Ahok, namun pada akhirnya mereka akan patuh pada putusan
partai,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Prasetyo Edi
Marsudi, Rabu (17/8).
Sekarang, kata Prasetyo, belum ada rekomendasi. Kalau sudah tanpa terkecuali semua harus patuh. Dia tahu selain penolakan, sudah ada nyanyian dan yel-yel yang beredar seperti ‘Ahok Pasti Tumbang’
Ketika ditanya apakah yel-yel tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap Ahok, pria yang akrab disapa Pras ini mengatakan semua keputusan ada di tangan Ketua Umum, Megawati. “Semua sudah diserahkan kepada DPP. Semua ada di tangan ketua umum. Jadi kita tunggu perintah beliau,” ujarnya.
Seperti diketahui, yel-yel yang beredar melalui youtube tersebut berisikan nyanyian para anggota PDIP dengan kalimat ‘Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok pasti tumbang. Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok tunggang langgang.’
(guruh/red)
Sekarang, kata Prasetyo, belum ada rekomendasi. Kalau sudah tanpa terkecuali semua harus patuh. Dia tahu selain penolakan, sudah ada nyanyian dan yel-yel yang beredar seperti ‘Ahok Pasti Tumbang’
Ketika ditanya apakah yel-yel tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap Ahok, pria yang akrab disapa Pras ini mengatakan semua keputusan ada di tangan Ketua Umum, Megawati. “Semua sudah diserahkan kepada DPP. Semua ada di tangan ketua umum. Jadi kita tunggu perintah beliau,” ujarnya.
Seperti diketahui, yel-yel yang beredar melalui youtube tersebut berisikan nyanyian para anggota PDIP dengan kalimat ‘Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok pasti tumbang. Bersatu padu untuk menang, gotong royong untuk menang, berjuanglah untuk menang, Ahok tunggang langgang.’
(guruh/red)
