Salah satu sudut Kota Wamena. (foto panoramio.com)
INDOPOST, JAYA PURA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terus
berbenah untuk mewujudkan Kota Wamena sebagai kota jasa di wilayah
pegunungan tengah Papua. Salah satunya dengan melengkapi sejumlah
fasilitas di bandara setempat. Saat ini panjang landasan Bandara Wamena
yang mencapai 2270 meter akan kembali ditambah 300 meter. Lalu, Pemkab
Jayawijaya juga akan memperluas apron alfa dan bravo.
Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi
Wetipo menyebutkan setiap harinya pergerakan pesawat pulang-pergi
menyinggahi bandara itu bisa mencapai 138 kali pergerakan dari sbanyak
14 maskapai penerbangan.
“Bandara Wamena merupakan tempat
transit, pintu masuk dan keluar menuju ke kabupaten di pegunungan tengah
Papua. Kita harapkan saat ini terus membangun infrastruktur dalam kota,
supaya Wamena jadi kota jasa,” ungkap Wempi dalam sebuah kesempatan di
Jayapura beberapa waktu lalu.
Lanjut Wempi, saat ini tak ada pilihan lain untuk membangun landasan yang lebih panjang dari 1000 meter di wilayah pegunungan tengah Papua, kecuali di Kabupaten Yahukimo dan Nduga.
“Tetapi menyiapkan sejumlah
infrastruktur ini kan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Saya
pikir, jika Wamena siap menjadi kota jasa, mengapa tidak ditindak
lanjuti kesempatan yang ada saat ini,” jelasnya.
(Aruni)
