Hasto Kristiyanto /ist
INDOPOST, JAKARTA – DPP PDI Perjuangan akan melakukan pembahasan serius terkait pencalonan kepala daerah DKI Jakarta, Gorontalo, Banten, dan Sulawesi Barat setelah Lebaran. Jika berkoalisi PDI P tidak mau dapat jatah DKI 2 alias Wakil Gubernur.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Sabtu (2/7/2016). “Setelah lebaran saya kira cukup baik untuk membahas hal tersebut, karena kami harus menghormati yang mendaftar ke partai,” ujarnya.
Hasto memaparkan peluang PDIP dalam berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk pemenangan pemilukada. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa tidak akan mau bila dalam koalisi di DKI Jakarta ditempatkan hanya mengusung calon wakil gubernur saja.
Menurutnya, jika PDIP mencalonkan sebagai wakil Gubernur, akan mengurangi kepercayaan masyarakat Jakarta terhadap partai berlambang banteng itu.
“Tentu saja PDIP dengan 28 kursi, target politik PDIP adalah Calon Gubernur dari PDIP. Kami tidak akan mencalonkan atau dalam posisi Calon Wakil Gubernur. Kalau dengan partai lain, dengan jumlah kursi yang jauh lebih sedikit dari PDIP, tentu ini akan berbeda dengan kerpercayaan masyarakat DKI. Rakyat telah memberikan kepercayaan pada PDIP sebagai pemenang pemilu,” pungkasnya.
(prj)
