Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj
INDOPOST, CIREBON - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj mengatakan, kendati tinggal di kampung, para kiai NU memiliki peranan penting dalam membangun karakter masyarakat, menumbuhkan kerukunan di tengah keberagaman umat.
“Kiai kecil ngajarin masyarakat untuk rukun, tidak bertengkar, tidak konflik. Kalau ada musibah yang sabar, berbesar hati dan optimis, tidak minder. Itu artinya kiai kecil di kampung sedang membangun karakter bangsa, membangun integritas bangsa. Sedang meningkatkan kepribadian bangsa,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam sambutannya, di rapat Pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pesantren Kempek, Cirebon, Minggu (24/7/2016).
Rapat pleno dibuka langsung oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Pembukaan rapat pleno dengan tema ‘Meneguhkan Islam Nusantara Menuju Kemandirian Ekonomi Warga’ juga diikuti pengurus harian NU dari Mustasyar, Syuriyah, A'wan, Tanfidziyah, pimpinan lembaga, dan badan otonom.
KH Said Aqil Siradj menegaskan, para kiai NU baik di masyarakat maupun Pondok Pesantren, tidak pernah mengajarkan teror apalagi mengatasnamakan agama.
“Tidak ada kyai NU ngajarin ngebom. Oleh karena itu, kalau Umat Islam Indonesia NU semua, maka Densus 88 bubar. Tidak ada Densus,” tegasnya.
(Sgd/Zein/HF)

0 Reviews:
Post a Comment