Kejaksaan Agung RI
INDOPOST, SURABAYA -Nurdin Longgari, kader Pemuda Pancasila (PP) kota Surabaya, mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait dengan kasus hukum La Nyalla Mattalitti yang ditangani Kejaksaan Agung.
Nurdin mengawali suratnya dengan sebuah puisi berjudul 'Indonesia Aku Mengadu', lalu kemudian menyampaikan alasan surat terbuka ini dibuat.
Nurdin mengaku kecewa dengan pilihan Jokowi menunjuk HM Prasetyo yang notabene kader Partai NasDem sebagai Jaksa Agung.
"Sejak diangkatnya HM Prasetyo menjadi Kepala Kejaksaan Agung RI oleh Presiden Joko Widodo, hingga saat ini kinerjanya tidak memuaskan masyarakat, bahkan juga tidak melakukan apa yang menjadi Nawacita kepemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla," kata Nurdin seperti dikutip dalam suratnya, Sabtu (23/7)
Prasetyo dinilai Nurdin cenderung arogan dalam membuat keputusan dan kebijakannya terlebih dalam menangani kasus. Contohnya dalam penanganan kasus kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jawa Timur ke Kadin Jatim pada tahun 2012 yang menjerat La Nyalla.
"Padahal kasus tersebut sudah selesai dan berkekuatan hukum tetap," sambungnya.
Hukum seharusnya memperhatikan rasa keadilan di masyarakat. Pencerminan rasa keadilan seyogyanya dimiliki oleh setiap aparat penegak hukum. Selain itu fakta bahwa hukum berjalan bukan hanya secara teoritis namun bergantung pula pada sikap dan tindakan aparat penegak hukum.
(FA/buj)

0 Reviews:
Post a Comment