Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, (ikbal/indo)
INDOPOST, JAKARTA – Kasus penistaan agama benar-benar
menjadi pelajaran berharga bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Calon
Gubernur DKI Jakarta itu melihat kasus tersebut ada karena gaya
bicaranya membuat celah bagi pihak yang tidak menyukainya untuk
menyerangnya.
“Ya kalau kita terpilih lagi, kita mulai ngerti kan, bicaranya jangan banyak buka celah, supaya orang enggak dapatin celah untuk fitnah, untuk dipelintir,” katanya di sela kampanye blusukan di Jalan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur ini berharap, di tahun yang baru nanti ia lebih dapat mengendalikan diri dengan memperhalus tutur dan perilakunya.
“Kalau mau santun lebih gampang kan, tapi kalau karakter kamu korup kan susah. Kalau cuma milih kata-kata kan gampang, kita belajar saja milih kata-kata yang kamu suka,” imbuhnya.
Ahok saat ini tengah duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia didakwa menista agama atas ucapannya di Kepulauan Seribu yang menyinggung Alquran surat Al Maidah ayat 51. Suami Veronica Tan ini akan menjalani sidang ke empat dengan agenda pemeriksaan saksi pada Selasa (3/1/2016) mendatang.
(ikbal/indo)
“Ya kalau kita terpilih lagi, kita mulai ngerti kan, bicaranya jangan banyak buka celah, supaya orang enggak dapatin celah untuk fitnah, untuk dipelintir,” katanya di sela kampanye blusukan di Jalan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur ini berharap, di tahun yang baru nanti ia lebih dapat mengendalikan diri dengan memperhalus tutur dan perilakunya.
“Kalau mau santun lebih gampang kan, tapi kalau karakter kamu korup kan susah. Kalau cuma milih kata-kata kan gampang, kita belajar saja milih kata-kata yang kamu suka,” imbuhnya.
Ahok saat ini tengah duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia didakwa menista agama atas ucapannya di Kepulauan Seribu yang menyinggung Alquran surat Al Maidah ayat 51. Suami Veronica Tan ini akan menjalani sidang ke empat dengan agenda pemeriksaan saksi pada Selasa (3/1/2016) mendatang.
(ikbal/indo)
