Walikota Depok Mengaku Senang Gloria Akhirnya Ikut Jadi Anggota Paskibraka
INDOPOST, DEPOK – Walikota Depok mengaku senang akhirnya
Gloria Natapraja ikut jadi anggota Pengibar Bendera Pusaka di Istana
Merdeka saat acara penurunan bendara Rabu (17/8) petang.
“Alhamdulillah… Akhirnya do’a semua orang untuk Gloria Natapraja, 16, pelajar SMA Islam Dian Dikdatika kelas 10, Cinere, Depok terkabul sehingga tetap mendapatkan tugas serta kepercayaan untuk menurunkan Bendera Merah Putih di Istana ,” ujar Walikota Depok Muhmmad Idris, Rabu (17/8).
Sejak adanya info bahwa salah satu anggota Paskibraka Nasional dari wilayah Kota Depok yang mewakili Jawa Barat, Muhammad Idris memiliki keyakinan bahwa pelajar ini dapat meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang serta dapat menjadi motivasi maupun contoh pelajar lainnya di seluruh Kota Depok dan umumnya di Indonesia.
“Kalau tak salah saya sempat mengatakan ke wartawan bahwa saya berharap Gloria Natapraja terus tetap semanggat dan tak putus asa serta berdo’a dengan adanya kejadian tersebut. Tapi semua itu kini berubah setelah Presiden RI Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta dirinya untuk kembali menjadi anggota Paskibraka untuk menurunkan Bendera Merah Putih sore hari,”tambah Idris.
Masalah yang dihadapi Gloria Natapraja hanya berkaitan dengan administrasi saja yakni karena memiliki Paspor Perancis sedangkan dirinya sejak lahir memiliki akte kelahiran, KK, TK, SD, SMP dan SMA hingga saat ini asli Indonesia. “Hanya ayahnya saja yang berasal dan berkewarganegaraan Prancis,”ujarnya.
(anton)
“Alhamdulillah… Akhirnya do’a semua orang untuk Gloria Natapraja, 16, pelajar SMA Islam Dian Dikdatika kelas 10, Cinere, Depok terkabul sehingga tetap mendapatkan tugas serta kepercayaan untuk menurunkan Bendera Merah Putih di Istana ,” ujar Walikota Depok Muhmmad Idris, Rabu (17/8).
Sejak adanya info bahwa salah satu anggota Paskibraka Nasional dari wilayah Kota Depok yang mewakili Jawa Barat, Muhammad Idris memiliki keyakinan bahwa pelajar ini dapat meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang serta dapat menjadi motivasi maupun contoh pelajar lainnya di seluruh Kota Depok dan umumnya di Indonesia.
“Kalau tak salah saya sempat mengatakan ke wartawan bahwa saya berharap Gloria Natapraja terus tetap semanggat dan tak putus asa serta berdo’a dengan adanya kejadian tersebut. Tapi semua itu kini berubah setelah Presiden RI Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta dirinya untuk kembali menjadi anggota Paskibraka untuk menurunkan Bendera Merah Putih sore hari,”tambah Idris.
Masalah yang dihadapi Gloria Natapraja hanya berkaitan dengan administrasi saja yakni karena memiliki Paspor Perancis sedangkan dirinya sejak lahir memiliki akte kelahiran, KK, TK, SD, SMP dan SMA hingga saat ini asli Indonesia. “Hanya ayahnya saja yang berasal dan berkewarganegaraan Prancis,”ujarnya.
(anton)
