# Group 1 User-agent: Googlebot Disallow: /nogooglebot/ # Group 2 User-agent: * Allow: / Sitemap: https://www.infiltrasi.com/sitemap.xml
Latest News
Wednesday, August 17, 2016

Suasana Tak Lagi Angker, Warga Tingginambut Ikut Rayakan HUT RI di Markas OPM

Suasana Tak Lagi Angker, Warga Tingginambut Ikut Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Markas OPM



INDOPOST, TINGGINAMBUT – Siang itu, warga di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya memenuhi Lapangan Bola berukuran sedang yang terletak di samping Kantor Distrik Tingginambut. Sorakan dan suara tertawa warga terdengar memenuhi lapangan tersebut. Ada suasana berbeda yang dirasakan Selasa 16 Agustus, atau sehari sebelum peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-71 tahun. Aparat kampung dan kepala distrik berserta jajaran TNI/Polri melakukan sejumlah perlombaan bagi warga setempat.

Panjat pinang salah satunya. Didalam perlombaan ini, warga harus memanjat pinang yang diatasnya terdapat berbagai hadiah, seperti kaos, celana pendek dan kebutuhan warga lainnya. Lomba ini diminati oleh warga Distrik Tingginambut, khususnya laki-laki dewasa.

“Kami baru merasakan kemeriahan saat ini. Sebelumnya tak pernah ada suasana seperti ini. Kami sangat menikmati,” kata Yohanes, warga setempat.

Suasana Tingginambut memang tak lagi angker, seperti sebelumnya yang dibayangkan. Bagaimana tidak, daerah itu terkenal dengan aksi kekerasan dan penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Goliat Tabuni.

“Sulit memang membangun daerah ini. Tetapi kami tak menyerah. Saya ingat betul apa yang dikatakan oleh Dandim Puncak Jaya pertama, Pak Joe Sembiring yang menyatakan kita harus membuat sesuatu untuk merubah citra buruk di Tingginambut. Tidak boleh menyerah. Mulai saat itu, kami secara bersama dengan SKPD dan jajaran TNI/Polri terus berusaha dan bekerja,” kata Bupati Puncak Jaya, Henok Ibo, saat berkunjung ke Distrik Tingginambut, Selasa 16 Agustus 2016.

Sejak 2004-2011 daerah Tingginambut dikuasai oleh Goliat Tabuni. Sejumlah infrastruktur yang telah dibangun dirusak dan dibakar oleh kelompok ini. Hampir tak ada aktifitas masyarakat disana. Pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak dan masyarakat tak berjalan normal.

Tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kembali membangun sekolah dan pasar. Jalan Mulia-Tingginambut mulai terbuka 2015. Tak hanya itu, pembangunan 25 rumah bagi masyarakat juga dilakukan. Pemerintah pun menyediakan listrik di malam hari bagi warga di Tingginambut.

“Tahun 2014-2015, kami menggelontorkan dana APBD sebanyak Rp 75 miliar untuk pembangunan jalan Mulia-Tingginambut. Dulu untuk sampai didaerah ini dari Mulia ditempuh dengan 2 jam perjalanan darat, tetapi saat ini hanya berkisar 20-25 menit,” katanya.

Untuk terus membuat mobilisasi warga terasa nyaman dan menikmati pembangunan tersebut, Henok meminta Menteri Pekerjaan Umum untuk jalan sepanjang 4 kilometer itu dilakukan pengaspalan. Tahun lalu, jalan ini masuk trans Papua yang seharusnya dibiayai oleh APBN untuk pengaspalan.

Pembangunan jalan di Puncak Jaya sangat penting dilakukan, salah satunya untuk menekan harga kebutuhan pokok yang tinggi. Aktifitas masyarakat mulai berjalan baik. Pihaknya pernah mendapatkan laporan dari warga, bahwa Goliath juga mengintai pembangunan yang sedang berjalan.

“Goliath pernah menelpon saya dan memberikan apresiasi atas pembangunan yang telah dinikmati masyarakat. Dengan adanya pembangunan ini, saya berharap Tingginambut menjadi percontohan pembangunan di Papua. Alasannya, Tingginambut menjadi daerah konflik yang dapat berubah dalam pembangunan dengan minimnya transportasi dan tingkat kemahalan didaerah itu.



(Katharina Louvree)

  • Facebook Comments
Item Reviewed: Suasana Tak Lagi Angker, Warga Tingginambut Ikut Rayakan HUT RI di Markas OPM Rating: 5 Reviewed By: Infiltrasi