Pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, dikabarkan terluka akibat serangan
udara yang dilakukan oleh Angkatan Udara Nigeria. | (Istimewa)
INDOPOST, LAGOS - Angkatan Udara Nigeria
melancarkan serangan ke wilayah pedalaman di timur laut Nigeria. Akibat
serangan udara itu, pemimpin Boko Haram diyakini terluka para. Selain
itu, serangan itu juga menewaskan sejumlah militan senior kelompok
tersebut.
Dalam pernyataanya, Angkatan Udara Nigeria mengatakan pesawat pemerintah menyerang anggota kelompok Boko Haram di desa Taye yang berada dalam hutan Sambisa di Borno.
"Pemimpin mereka yang bernama Abubakar Shekau, diyakini terluka parah di pundaknya," bunyi pernyataan yang dirilis juru bicara militer Nigeria, Kolonel Sani Kukasheka Usman seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/8/2016).
Sebelumnya, pihak militer Nigeria kerap melaporkan kematian Shekau di masa lalu. Namun pernyataan itu mentah karena Shekau muncul dalam sebuah video meski tampak terluka. Terkait pernyataan terbaru ini, belum ada tanggapan dari Boko Haram.
Shekau memimpin Boko Haram sejak 2009 menggantikan pemimpin sebelumnya, Muhammad Yusuf, yang meninggal di dalam tahanan polisi Nigeria pada bulan Juli ditahun yang sama. Di bawah kepemimpinannya, Boko Haram menjadi kelompok yang lebih radikal dan telah melakukan banyak pembunuhan.
Kelompok ini sebelumnya sempat berafiliasi dengan jaringan teroris bentukan Al-Qaeda. Namun, pada awal tahun 2015, Boko Haram mengucapkan sumpah setia kepada ISIS.
Dalam pernyataanya, Angkatan Udara Nigeria mengatakan pesawat pemerintah menyerang anggota kelompok Boko Haram di desa Taye yang berada dalam hutan Sambisa di Borno.
"Pemimpin mereka yang bernama Abubakar Shekau, diyakini terluka parah di pundaknya," bunyi pernyataan yang dirilis juru bicara militer Nigeria, Kolonel Sani Kukasheka Usman seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/8/2016).
Sebelumnya, pihak militer Nigeria kerap melaporkan kematian Shekau di masa lalu. Namun pernyataan itu mentah karena Shekau muncul dalam sebuah video meski tampak terluka. Terkait pernyataan terbaru ini, belum ada tanggapan dari Boko Haram.
Shekau memimpin Boko Haram sejak 2009 menggantikan pemimpin sebelumnya, Muhammad Yusuf, yang meninggal di dalam tahanan polisi Nigeria pada bulan Juli ditahun yang sama. Di bawah kepemimpinannya, Boko Haram menjadi kelompok yang lebih radikal dan telah melakukan banyak pembunuhan.
Kelompok ini sebelumnya sempat berafiliasi dengan jaringan teroris bentukan Al-Qaeda. Namun, pada awal tahun 2015, Boko Haram mengucapkan sumpah setia kepada ISIS.
(ian)
