ilustrasi
INDOPOST, SUKABUMI – Naas nasib menimpa M Isran. Bocah
delapan tahun ini tewas tenggelam ketika berenang di Pantai Karangpapak,
Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (7/7).
Peristiwa maut ini terjadi ketika warga Kampung Cimajagirang, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak ini bersama dua temannya, Restu, 10, dan Falah, 12, bermain di Pantai Karangpapak yang masuk zona terlarang berenang. Tiba-tiba, tubuh Irsan terseret arus ombak.
Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha menyelamatkan Irsan. Jasad Irsan saat itu juga berhasil ditemukan namun nyawanya tak tertolong lantaran banyak kemasukan air.
Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Yayan Nuryanto menegaskan baru mengetahui peristiwa itu pukul 20.00 WIB. Setelah dicek, ternyata musibah bocah tewas itu memang terjadi sekira pukul 17.00 WIB.
“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka yang tidak jauh dari tempat kejadian musibah. Kasus ini sudah diserahkan ke polisi. Namun dugaan awal kejadian ini murni musibah,” ungkap Yanyan
(pktn)
Peristiwa maut ini terjadi ketika warga Kampung Cimajagirang, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak ini bersama dua temannya, Restu, 10, dan Falah, 12, bermain di Pantai Karangpapak yang masuk zona terlarang berenang. Tiba-tiba, tubuh Irsan terseret arus ombak.
Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha menyelamatkan Irsan. Jasad Irsan saat itu juga berhasil ditemukan namun nyawanya tak tertolong lantaran banyak kemasukan air.
Sekretaris Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Yayan Nuryanto menegaskan baru mengetahui peristiwa itu pukul 20.00 WIB. Setelah dicek, ternyata musibah bocah tewas itu memang terjadi sekira pukul 17.00 WIB.
“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka yang tidak jauh dari tempat kejadian musibah. Kasus ini sudah diserahkan ke polisi. Namun dugaan awal kejadian ini murni musibah,” ungkap Yanyan
(pktn)
