Prancis akan memindahkan kapal induk nuklir Charles de Gaulle untuk membantu perang merebut Mosul dari ISIS. | (Istimewa)
INDOPOST, PARIS - Presiden Prancis, Francois
Hollande mengumumkan bahwa Prancis akan memindahkan kapal induk Charles
de Gaulle musim gugur ini untuk meningkatkan perang melawan kelompok
Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Mosul.
Ia juga menyarankan untuk meningkatkan pengiriman pasukan darat untuk memberikan pelatihan dan dukungan dalam rangka merebut kota terbesar kedua di Irak itu. ISIS menguasai kota Mosul sejak 2014 silam.
"Kita harus menyerang dan menghancurkan mereka yang menyerang kita di sini," kata Hollande jelang parade militer Hari Bastille, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (14/7/2016).
Hollande mengatakan, serangan teroris di Paris yang terjadi pada bulan November lalu diputuskan di Raqqa, Suriah dan Mosul, Irak Utara. Kedua kota tersebut menjadi basis kekuatan ISIS di kedua negara itu.
Serangan militer Prancis terhadap ISIS pada bulan Januari lalu menewaskan 130 orang dan melukai 17 orang lain. Dengan menempatkan kelompok tempurnya di kapal induk, Prancis bisa memberikan bantuan kekuatan yang mencolok bagi koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk menyerang ISIS.
Ia juga menyarankan untuk meningkatkan pengiriman pasukan darat untuk memberikan pelatihan dan dukungan dalam rangka merebut kota terbesar kedua di Irak itu. ISIS menguasai kota Mosul sejak 2014 silam.
"Kita harus menyerang dan menghancurkan mereka yang menyerang kita di sini," kata Hollande jelang parade militer Hari Bastille, seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Kamis (14/7/2016).
Hollande mengatakan, serangan teroris di Paris yang terjadi pada bulan November lalu diputuskan di Raqqa, Suriah dan Mosul, Irak Utara. Kedua kota tersebut menjadi basis kekuatan ISIS di kedua negara itu.
Serangan militer Prancis terhadap ISIS pada bulan Januari lalu menewaskan 130 orang dan melukai 17 orang lain. Dengan menempatkan kelompok tempurnya di kapal induk, Prancis bisa memberikan bantuan kekuatan yang mencolok bagi koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) untuk menyerang ISIS.
(ian)
