# Group 1 User-agent: Googlebot Disallow: /nogooglebot/ # Group 2 User-agent: * Allow: / Sitemap: https://www.infiltrasi.com/sitemap.xml
Latest News
Friday, July 22, 2016

KPUD Papua Klaim Butuh Dana Sebesar Rp610 Miliar untuk Pilkada Serentak 2017 di Papua

“Total dana pilkada 10 kabupaten dan 1 kota berkisar Rp 610 miliar. Saat ini tersisa 7 kabupaten yang belum melantik anggota PPD dan PPS,” ucapnya, Kamis 21 Juli 2016.




INDOPOST, JAYAPURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua mengklaim sejumlah tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2017 sudah mulai dilaksanakan. Beberapa kabupaten bahkan telah melantik PPD dan PPS yang akan bertugas saat pemungutan suara.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi menyebutkan akan ada 10 kabupaten dan 1 kota yang melaksanakan pilkada serentak 2017, diantaranya Kabupaten Puncak Jaya, Dogiyai, Kepulauan Yapen, Lanny Jaya, Intan Jaya, Mappi, Jayapura dan Kota Jayapura.

“Total dana pilkada 10 kabupaten dan 1 kota berkisar Rp 610 miliar. Saat ini tersisa 7 kabupaten yang belum melantik anggota PPD dan PPS,” ucapnya, Kamis 21 Juli 2016.

Pihaknya mengklaim pelaksanaan pilkada di Papua semakin membaik, terbukti dengan kepatuhan pemerintah daerah yang menggelar pilkada untuk tepat waktu dalam penyaluran biaya.

”Meskipun Sarmi belum menyalurkan dana pilkada, tetapi kabupaten/kota lainnya sudah menyetor sesuai dengan ketentuan, bahkan Kabupaten Mappi sudah menyetor seluruh dana Pilkada sebesar Rp 63 miliar,” terang Adam.

Pembiayaan terbesar pilkada di Papua adalah transportasi, karena ada daerah yang seluruh droping logistiknya diangkut dengan pesawat. Misalnya saja di Kabupaten Puncak Jaya, Tolikara, Intan Jaya dan Dogiyai yang menggunakan pesawat untuk droping logistik. “Itulah sebabnya biaya pilkada di Papua sangat mahal,” ungkapnya. 




(Andrea)
  • Facebook Comments
Item Reviewed: KPUD Papua Klaim Butuh Dana Sebesar Rp610 Miliar untuk Pilkada Serentak 2017 di Papua Rating: 5 Reviewed By: Infiltrasi