Sepi dan tidak ada gema takbir di Monas /foto : Ist
INDOPOST, JAKARTA –
Monumen Nasional (Monas) yang tahun-tahun sebelumnya selalu ramai
dipadati warga yang merayakan malam Takbiran, kini lenggang dan tak
terasa nuansa takbiran.
Hal tersebut membuat warga Jakarta yang
ingin merayakan malam takbiran di Monas memang harus menelan rasa
kecewa. Petugas kepolisian, petugas Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta
melarang mereka masuk ke kawasan Monas.
Seluruh pintu Monas ditutup rapat dan
dipasang garis polisi. Beberapa personel Shabara juga disiagakan di
setiap pintu masuk Monas.
Sejak sore polisi sudah memasang spanduk
berisi pengumuman kepada masyarakat yang ingin berkunjung ke Monas
hanya dibuka hingga pukul 17.00 WIB. Monas akan dibuka kembali pada esok
hari, Rabu, 6 Juli 2016 pukul 05.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.
Petugas kepolisian yang berjaga akan
mengarahkan masyarakat yang berkeliling konvoi takbiran dari jalan
Juanda ke arah Pertamina, menuju lapangan banteng. Sehingga kawasan
Monas bisa steril dari arak-arakan takbiran.
Anggota Suku Dinas Perhubungan
(Sudinhub) Jakarta Pusat, Nurccholis menjelaskan, pihaknya hanya
melaksanakan tugas menjaga dan menertibkan saat malam takbiran di silang
Monas.
"Sengaja kita jaga di sini, karena tidak
boleh ada orang yang nongkrong di Monas saat malam takbiran. Kita juga
larang Pedagang Kaki Lima (PKL) jualan di Monas pada malam takbiran,"
tandasnya.
(prj)
