# Group 1 User-agent: Googlebot Disallow: /nogooglebot/ # Group 2 User-agent: * Allow: / Sitemap: https://www.infiltrasi.com/sitemap.xml
Latest News
Sunday, July 10, 2016

12 Pemudik Tewas Akibat Macet di Pantura, Mendagri Minta Maaf pada Pihak Keluarga

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo



INDOPOST, JAKARTA-Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta maaf atas terjadinya musibah meninggalnya 12 orang pada saat terjadi kemacetan di jalur Pantura khususnya di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"Saya Mendagri atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat yang mudik khususnya pada keluarga yang tertimpa musibah," kata Tjahjo, Sabtu (9/7/2016).

Menurutnya, pemerintah telah berusaha secara maksimal mempercepat pembuatan jalan tol dan perbaikan jalan agar memudahkan masyarakat untuk mudik melalui jalan darat. Namun memang selalui ada hal yang tidak selalu bisa diprediksi.

"Adanya musibah dan masih adanya kurang nyaman dalam perjalanan menjadi evaluasi kami pemerintah khususnya Kemendagri. Sekali lagi sebagai Mendagri, kami mohon maaf," kata Politikus PDI Perjuangan tersebut.

Sebelumnya, belasan orang meninggal dalam perjalanan arus mudik Idul Fitri di Brebes, Jawa Tengah. Alasan yang dituding menjadi penyebabnya adalah panjangnya kemacetan hingga berjam-jam di jalan tol dan di jalur Pantura. Hal tersebut bahkan menjadi pemberitaan di salah satu media asing.

Berikut merupakan data korban yang meninggal dunia karena kelelahan:
.1. Azizah (1) meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Tanjung pada tanggal 3 Juli 2016. Dia diduga meninggal akibat keracunan karbon dioksida setelah mobil yang ditumpanginya terjebak macet lebih dari enam jam menjelang pintu keluar Tol Brebes Timur.

2. Yuni Yati (50), warga Magelang, meninggal dunia setelah dalam kondisi sakit keras terjebak macet di Tol Brebes, pada tanggal 3 Juli. Yuni sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhakti Asih, namun tak tertolong.

3. Turinah (53), warga Kebumen, meninggal di Rumah Makan Minang Karangbale pada tanggal 3 Juli 2016.

4. Sundari (58), warga Kendal, meninggal dunia karena sakit di Bus Pahala Kencana yang terjebak macet pada tanggal 4 Juli 2016.

5. Susyani (36), warga Bogor, pingsan saat turun dari Bus Rosalia Indah. Korban mengeluh pusing karena bus yang ia tumpangi kena macet di Tol Brebes. Susyani sempat dibawa ke Puskesmas Larangan sebelum meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

6. Sariyem (45), warga Banyumas, diturunkan dari mobil travel di Klinik dr Desy Wanacala. Sariyem sebelumnya pingsan karena kelelahan, setelah itu diperiksa kemudian meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

7. Suharyati (50) turun dari Bus Sumber Alam karena tidak kuat menghadapi macet. Saat turun, ia pingsan dan muntah-muntah. Dalam perjalanan ke rumah sakit dia meninggal pada 4 Juli 2016.

8. Poniatun (46), warga Kebumen, turun dari Bus Zaki Trans di Rumah Makan Mustika Indah, Kecamatan Tonjong. Tak lama kemudian dirinya meninggal dunia pada 4 Juli 2016.

9. Rizaldi Wibowo (17), seorang warga Kendal, meninggal di dalam bus pada 5 Juli 2016.

10. Sumiatun (67), warga Serpong, Tangerang, meninggal dunia di dalam bus pada 5 Juli 2016.

11. Sri (40) warga Wonogiri, meninggal dalam perjalanan saat menggunakan mobil pribadi. Sri meninggal karena serangan jantung pada 4 Juli 2016.

12. Suhartiningsih (49) warga Jakarta, meninggal di dalam mobil pribadi pada tanggal 5 Juli 2016. 



(prj)
  • Facebook Comments
Item Reviewed: 12 Pemudik Tewas Akibat Macet di Pantura, Mendagri Minta Maaf pada Pihak Keluarga Rating: 5 Reviewed By: Infiltrasi