Ketua Oraganisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh Ramli berharap
seluruh pihak mulai dari pemerintah Aceh dan Sumatera Utara dalam hal
ini aparat Kepolisian, supir dan pengusaha bus untuk dapat bekerja sama
dalam menuntaskan aksi pelemparan bus yang hingga kini masih marak
terjadi di lintas timur Aceh yang berbataskan dengan Provinsi Sumatera
Utara.
INDOPOST, BANDA ACEH-Ketua Oraganisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh Ramli berharap seluruh pihak mulai dari pemerintah Aceh dan Sumatera Utara dalam hal ini aparat Kepolisian, supir dan pengusaha bus untuk dapat bekerja sama dalam menuntaskan aksi pelemparan bus yang hingga kini masih marak terjadi di lintas timur Aceh yang berbataskan dengan Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah aksi ini oleh kepolisian yaikni dengan meningkatkan patrol rutin di lintas timur Aceh.
“Kita berharap pihak kepolisian dapat menindak secara tegas para pelaku yang kerap melakukan pelemparan bus untuk memberikan efek jera. Karena selama ini kita lihat setiap pelaku yang ditangkap umumnya remaja dan hanya dilakukan pembinaan ditempat, padahal kasus pelemparan ini merupakan murni tindakan criminal yang menyangkut keselamatan penumpang,” ujarnya, Rabu (29/6/2016).
Organda Aceh juga berharap para pengusaha bus dapat menindak tegas aksi ugal-ugalan yang dilakukan para supir karena tindakan menjadi salah satu pemicu terjadinya pelemparan bus.
Meski bus Aceh mendapat peringkat pertama dari seluruh Indonesia dalam hal pelayanan kepada penumpang, hal itu tidak akan berarti jika ancaman bahaya di jalan mampu diminimalisisr akibat aksi ugal-ugalan para supir dan masih adanya aksi pelemparan bus.
(Mj/AKS)
